Jadi ekskul pilihan siswa
Tari merupakan seni tradisi dan budaya dari suatu bangsa ataupun suatu suku. Banyak upacara adat yang menonjolkan gabungan gerakan yang biasa disenut tari tradisional. Misalnya tari kecak, tari jaipong, tari remo dan masih banyak lagi tari tradisional yang lainnya.
Demi menjaga kelestarian tradisi, setiap sekolah rata-rata mempunyai ekstrakulikuler seni tari. Karena seni tari terutama tari-tari tradisional perlu untuk dilestarikan,akan tetapi pada kenyataanya kebanyakan siswa yang masuk ke ekskul ini ingin belajar seni tari modern.
Seperti yang telah diungkapkan oleh Anis Sutarti,guru tari SD Negeri Wonokusumo 4 Surabaya. Menurut Anis, siswi-siswinya banyak yang tertarik untuk mengikuti seni tari, akan tetapi anak didiknya tersebut ingin mempelajari seni tari modern.
”Memang banyak menarik minat siswa untuk masuk dalam ekstrakulikuler tari, akan mereka ingin bergabung hanya ingin mempelajari modern dance. Saat saya mengajarkan tari remo, atau tari tradisional yang lain mereka biasanya menggerugutu ’bu, modern dance saja jangan tari kayak itu,”ujar guru tari yang masih berstatus sukwan tersebut.
Di tempat terpisah, grup dance SMP Santo Yosep Surabaya yang beranggotakan Christy Dio Putri, Bita Catya Andrasti, Yunike Maris, Lucky Monica boleh dibilang mempunyai prestasi membanggakan di bidang seni tari.
Grup dance meeka cenderung kepada aliran modern dance, karena menganggap bahwa tari yang sedang trend saat ini adalah modern dance. Apalagi yang sering diperlombakan adalah dance-dance modern.
Bita catya andrasti pun mengiyakan pendapat tersebut. Karena mnurutnya, modern lebih menarik baginya ketimbang tari-tari tradisional karena sesuai dengan perkembangan jaman.
”Perkembangan jaman sekaraang memang telah condong ke seni tari modern. Bukan karena tari tradisional ketinggalan jaman tetapi karena perlombaan yang sering ditampilkan adalah modern dance, maka kebanyakan ekskul tari selalu mengajarkan modern dance,”tutur gadis berparas ayu ini.
Monica dan yunike maris menambahkan bahwa ekskul tari disekolahnya selalu diadakan rutin setiap minggu guna lebih menyatukan individu para anggotanya. Gerakan tari kan tidak sedikit, banyak gerakan-gerakan yang harus dihafal dan didiskusikan.
”Setiap satu minggu sekali dalam ekskul tari kami selalu berdiskusi untuk membuat dan menyatukan setiap gerakan, serta memilih lagu yang cocok untuk gerakan tersebut,” ujar dua dara manis dari SMP Santo Yosep ini.
Bita juga berujar bahwa setiap gerakan yang telah dibuat tidak langsung asal merta jadi. Akan tetapi, masih ada yang perlu dibenahi untuk gerakan tersebut misalnya untuk pengurangan dan penambahan gerakan sehingga terlihat lebih selaras dengan musik dan menyesuaikan gerakan yang bisa dimaksimalkan oleh setiap anggota bersama.” Tari itu kan kekompakan anggota tim, bukan individu semata. Jadi setiap gerakan yang sudah kita sepakati bersama kita akan mencoba untuk melakukannya. Untuk menyempurnakan terkadang kita harus mengurangi, menambah, atau menambah gerakan sehingga bisa dibawakan dengan maksimal oleh para anggotanya, jika ada salah satu anggota yang kurang nyaman melakukannya, kita akan berdiskusi untuk
Tari merupakan seni tradisi dan budaya dari suatu bangsa ataupun suatu suku. Banyak upacara adat yang menonjolkan gabungan gerakan yang biasa disenut tari tradisional. Misalnya tari kecak, tari jaipong, tari remo dan masih banyak lagi tari tradisional yang lainnya.
Demi menjaga kelestarian tradisi, setiap sekolah rata-rata mempunyai ekstrakulikuler seni tari. Karena seni tari terutama tari-tari tradisional perlu untuk dilestarikan,akan tetapi pada kenyataanya kebanyakan siswa yang masuk ke ekskul ini ingin belajar seni tari modern.
Seperti yang telah diungkapkan oleh Anis Sutarti,guru tari SD Negeri Wonokusumo 4 Surabaya. Menurut Anis, siswi-siswinya banyak yang tertarik untuk mengikuti seni tari, akan tetapi anak didiknya tersebut ingin mempelajari seni tari modern.
”Memang banyak menarik minat siswa untuk masuk dalam ekstrakulikuler tari, akan mereka ingin bergabung hanya ingin mempelajari modern dance. Saat saya mengajarkan tari remo, atau tari tradisional yang lain mereka biasanya menggerugutu ’bu, modern dance saja jangan tari kayak itu,”ujar guru tari yang masih berstatus sukwan tersebut.
Di tempat terpisah, grup dance SMP Santo Yosep Surabaya yang beranggotakan Christy Dio Putri, Bita Catya Andrasti, Yunike Maris, Lucky Monica boleh dibilang mempunyai prestasi membanggakan di bidang seni tari.
Grup dance meeka cenderung kepada aliran modern dance, karena menganggap bahwa tari yang sedang trend saat ini adalah modern dance. Apalagi yang sering diperlombakan adalah dance-dance modern.
Bita catya andrasti pun mengiyakan pendapat tersebut. Karena mnurutnya, modern lebih menarik baginya ketimbang tari-tari tradisional karena sesuai dengan perkembangan jaman.
”Perkembangan jaman sekaraang memang telah condong ke seni tari modern. Bukan karena tari tradisional ketinggalan jaman tetapi karena perlombaan yang sering ditampilkan adalah modern dance, maka kebanyakan ekskul tari selalu mengajarkan modern dance,”tutur gadis berparas ayu ini.
Monica dan yunike maris menambahkan bahwa ekskul tari disekolahnya selalu diadakan rutin setiap minggu guna lebih menyatukan individu para anggotanya. Gerakan tari kan tidak sedikit, banyak gerakan-gerakan yang harus dihafal dan didiskusikan.
”Setiap satu minggu sekali dalam ekskul tari kami selalu berdiskusi untuk membuat dan menyatukan setiap gerakan, serta memilih lagu yang cocok untuk gerakan tersebut,” ujar dua dara manis dari SMP Santo Yosep ini.
Bita juga berujar bahwa setiap gerakan yang telah dibuat tidak langsung asal merta jadi. Akan tetapi, masih ada yang perlu dibenahi untuk gerakan tersebut misalnya untuk pengurangan dan penambahan gerakan sehingga terlihat lebih selaras dengan musik dan menyesuaikan gerakan yang bisa dimaksimalkan oleh setiap anggota bersama.” Tari itu kan kekompakan anggota tim, bukan individu semata. Jadi setiap gerakan yang sudah kita sepakati bersama kita akan mencoba untuk melakukannya. Untuk menyempurnakan terkadang kita harus mengurangi, menambah, atau menambah gerakan sehingga bisa dibawakan dengan maksimal oleh para anggotanya, jika ada salah satu anggota yang kurang nyaman melakukannya, kita akan berdiskusi untuk

1 komentar:
seni tari memang menyenangkan :)
Posting Komentar